Pengantar Web Service

Pengantar
Masalah-masalah dengan object model untuk distributed application memaksa para pengembang untuk mencari alternative lain. Dengan adopsi dari standar Web, wajar jika solusi berdasarkan standar Web menjadi pertimbangan. Hal ini mengantarkan evolusi dari Web Service.

Apa Itu Web Services?
Web Service adalah sebuah set alamat URL yang ada pada internet untuk melayani sebagai building block untuk membuat distributed application. Contoh awal dari sebuah Web Service adalah Microsoft Passport. Passport menyediakan layanan auntentikasi dan semua fungsionalitasnya dapat diakses melalui HTTP request.

Fondasi dari Web Service
Fondasi dari Web Service adalah HTTP, XML, dan Simple Object Access Protocol (SOAP, sebuah protocol berbasis HTTP dan XML yang ringan dan digunakan untuk pertukaran informasi). Perkembangan dari teknologi ini dipimpin oleh World Wide Web Concortium (W3C).

Building Blocks
Seperti komponen, Web Service adalah black boxes. Mereka mengenkapsulasi implementasi dan menyediakan interface untuk berkomunikasi dengan Web Service. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan Web Service sebagai building blocks pada aplikasi.

Tidak ada Pembatasan Rincian
Tidak ada pembatasan untuk rincian dari Web Service. Web Service dapat bervariasi dari komponen sederhana seperti komponen order-tracking yang dikeluarkan oleh perusahaan pengiriman sampai aplikasi besar seperti aplikasi finansial. Kita dapat menggunakan Web Service pada berbagai level aplikasi.

Sumber Statis atau Aplikasi Interaktif
Web Service dapat menyediakan akses yang mudah ke sebuah set informasi yang statis. Sebagai contoh, sebuah Web Service dapat mengijinkan seorang customer untuk meminta informasi demografi dari kota tertentu.
Sebagai alternative, para pengembang dapat menggunakan Web Service untuk mengimplementasikan aplikasi interaktif. Sebagai contoh, sebuah situs travel mungkin dapat membangun seluruh jadwal liburan secara online dengan beberapa Web Service. Si pengguna dapat menggunakan Web Service untuk membuat pemesanan hotel dan mobil, merencanakan jadwal penerbangan, memesan pesawat, kegiatan lain yang berhubungan dengan travel.

Menggabungkan Web Service
Sebuah Web Service dapat bergabung dengan Web Service lain untuk menyediakan sebuah set layanan yang mutakhir. Sebagai contoh, sebuah Web Service untuk agensi real-estate dapat menggunakan Web Service verifikasi kredit untuk memfasilitasi penerimaan dari aplikasi peminjaman online. Ke depannya, semakin banyak distributed application yang akan dibangun dari Web Service. Pada beberapa aplikasi, Web Service akan sering digunakan saat run time berdasarkan metric yang berbeda, seperti ketersediaan, biaya, performa, dan kualitas. Tingkatan pilihan ini akan menjadi tidak ternilai dalam mendesain system dengan kemampuan failover.

Masa Depan Distributed Application
Mengapa Web Service dapat sukses sedangkan teknologi lain gagal? Mari kita lihat karakteristik kunci dari Web Service yang mendorong kesuksesannya.

  • Interoperabilitas

Web Service dibuat untuk dipanggil dengan SOAP. Karena SOAP adalah platform netral, para pengembang tidak perlu memikirkan bagaimana cara menghubungkan DCOM, CORBA, dan protokol lain yang terpisah. Semua Web Service dapat beroperasi dengan Web Service lain.
Dan juga, karena Web Service berkomunikasi dengan menggunakan HTTP dan XML, semua jaringan yang mendukung teknologi ini dapat menyediakan dan mengakses Web Service.

  • Dukungan Multi Bahasa

Para pengembang dapat membuat Web Service dalam berbagai bahasa. Akibatnya, para pengembang tidak perlu mempelajari bahasa baru atau melakukan standarisasi pada satu bahasa saja untuk membuat ataupun menggunakan Web Service.

  • Menggunakan Aplikasi yang sudah ada

Sangat mudah untuk membongkar komponen dan library yang sudah ada seperti Web Service. Vendor, seperti Microsoft, menyediakan tools untuk membuat pekerjaan membongkar komponen dan library menjadi lebih mudah. Kebanyakan perusahaan punya komponen, library, dan aplikasi yang sudah ada dalam jumlah banyak. Kemungkinan akan lebih efektif dalam segi biaya jika menggunakan kembali fungsionalitas dari resource sebuah aplikasi dibandingkan dengan mengimplementasikannya.

  • Penggunaan Standar yang Mendukung Industri

Semua vendor utama mendukung teknologi yang berhubungan dengan Web Service, lebih spesifiknya, HTTP, XML, dan SOAP. Dukungan universal untuk standar ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dukungan seperti ini akan mempermudah bagi system heterogen untuk berkomunikasi. Sebagai contoh, sebuah komponen yang dibuat dengan C# dan dieksport sebagai Web Service dapat dengan mudah digunakan oleh aplikasi Common Gateway Interface (CGI) yang dibuat dengan C++, jika aplikasi tersebut membuat SOAP request dan memproses hasilnya dengan tepat.

Sumber :

http://eyesneverlies.blogspot.com/2011/03/pengantar-web-service.html

Microsoft’s MSDN Training – Module 1: The Need For XML Web Services

Nama : Muhammad Edwin Hermawan

Kelas : 2IA20

Tugas Pengantar Web Science

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s