Menjaga Ginjal Kita Sejak Dini

TUBUH yang sehat menjadi idaman semua orang. Dengan tubuh yang sehat, semua aktivitas dapat dijalankan dengan baik. Untuk memenuhi tujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Sun Hope membuka wawasan kepada semua pihak mengenai kesehatan ginjal dan cara penanganannya bila salah satu organ dalam ini bermasalah.

“Memelihara kesehatan sebelum munculnya gangguan ginjal layaknya patut dilakukan. Caranya, mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, serta menerapkan gaya hidup sehat dapat mencegah tercetusnya penyakit ginjal. Makanya penting sekali untuk menjaga kesehatan tubuh,” kata pakar ginjal dan aktivis peduli Ginjal, dr Eric Tapan SpPD, MHA dalam acara seminar “Ginjal Sehat Untuk Masa Depan” di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (30/3/2008).

Dalam acara yang dihadiri oleh David Chalik sebagai bintang tamu itu, dokter berkacamata ini memberi pemahaman mengenai ginjal serta penyakit-penyakit ginjal dan gejala-gejalanya. Penjelasan yang terpapar dengan lugas itu dibarengi dengan pemberian tips menjaga kesehatan ginjal dan mencegah penyakit ini.

Mengenai hal itu, pendiri dan juga pengurus Indonesia Kidney Care Club (IKCC) ini mengungkapkan bahwa orang tidak terlalu aware dengan ginjal.

“Banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan ginjalnya, tahu-tahu divonis harus melakukan cuci darah. Pada keadaan itu, barulah -baik penderita maupun keluarga- sibuk mencari-cari informasi mengenai penyakit ini dan berusaha setengah mati untuk tidak melakukan cuci darah tersebut. Padahal kalau sudah divonis cuci darah, maka tidak ada tindakan lain,” kata dokter yang juga penulis di salah satu blog kesehatan itu.

Menurutnya, penyakit ginjal tidak terdeteksi, tiba-tiba ketika seseorang mengidap penyakit tersebut dan mengalami gejalanya maka berada pada tingkat pertengahan hingga kronis.

“Ginjal itu harus dijaga baik-baik. Karena, itu suatu penyakit yang tidak ada gejalanya, sehingga kalau sudah bermasalah maka langsung terkena serangan hebat,” jelas almamater Universitas Sam Ratulangi itu.

Padahal, lanjut Erik, fungsi ginjal bertugas menyaring dan mengeluarkan racun maupun kelebihan mineral dari dalam tubuh melalui urin. Ginjal juga berfungsi mengatur tekanan darah. Gangguan pada ginjal dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Bahkan, fungsi ginjal lainnya dapat mengeluarkan hormon untuk menunjang pembentukan sel darah merah dan menetralkan sifat asam makanan yang dikonsumsi manusia. Bila ginjal terganggu, maka fungsi seluruh organ tubuh akan terganggu.

“Supaya ginjal tetap sehat, maka idealnya setiap orang minum air putih dua liter per hari, olahraga teratur, dan jangan merokok,” imbuhnya.

Tak hanya menerapkan gaya hidup sehat dalam keseharian Anda. Untuk membantu proses detoksifikasi pada ginjal terutama pada kontaminasi logam berat, Sun Hope SpirulinaPlus merupakan pilihan tepat. SpirulinaPlus membantu mengatur keseimbangan asam-basa tubuh yang menjadi salah satu komponen penting dalam proses detoksifikasi.

SpirulinaPlus akan menetralkan asam yang dihasilkan oleh konsumsi daging, gula, soft drink, dan makanan awetan berlebihan, olahraga dan stres, polusi lingkungan, bahan kimia obat, alkohol, kopi dan rokok.

Menurut Fatimah Syarief AMG StiP, penyakit ginjal terdiri dari beberapa tipe berdasarkan jenis gangguan ginjal yang ada. Mulai dari gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis, penyakit ginjal tahap akhir (gagal ginjal terminal), sindroma nefrotik dan batu ginjal.

“Mengingat fungsi ginjal telah terganggu, penatalaksanaan diet difokuskan pada pengaturan dan pengendalian asupan energi, protein, cairan, dan elektrolit,” terangnya kepada okezone.

Pada kondisi ginjal akut dan kronis, maka perlu suplemen tambahan untuk menambah kadar hemoglobin darah (HB) yang menurun. Suplementasi multivitamin Mega Formula satu soft gel dari Sun Hope SpirulinaPlus perlu dikonsumsi per hari. Sertakan Deep Sea, suplemen omega 3 dengan EPA 300 mg dan DHA 200 mg, satu soft gel setiap harinya.

Haemodialisa diperlukan bagi pasien yang mengalami penurunan fungsi ginjal tahap akhir, di mana ginjal sudah tak lagi memiliki kemampuan mengeluarkan produk sisa metabolisme dan mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit dan kadar ureum darah sebagai tanda terjadinya keracunan urea meningkat hingga lebih dari 150 mg persen.

“Saat pasien menjalani dialisa, hendaknya diberikan asupan protein yang tinggi untuk mempertahankan keseimbangan nitrogen dan menggantikan asam amino yang hilang selama dialisis. Nah untuk memberi asupan protein tersebut, Sun Hope Power Mix, susu bubuk kolostrum yang memiliki kandungan protein dengan nilai biologis tinggi dapat dikonsumsi dengan SpirulinaPlus dua kaplet yang mengandung asam amino essensial dan fitonutrien,” imbuhnya.

Ditambahkan Fatimah, setiap produk dari suplemen ini terbuat dari bahan alami yang terdiri dari suplemen klorofil (nabati). Juga mengandung omega 3 dari minyak ikan salmon Alaska. Bahkan untuk suplemen Power Mix berasal dari susu kalostrum yang dihasilkan sapi.

Suplemen yang dapat diperoleh dengan kisaran harga Rp80 ribu-Rp720 ribu ini aman dikonsumsi oleh semua usia. Mulai dari bayi sampai orang dewasa. Meski demikian, pada penderita yang mengidap penyakit lain seperti jantung, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen ini.

Sebagai negara tropis dengan banyak tumbuhan, tentu banyak sekali keuntungannya. Salah satu manfaat tumbuhan tersebut adalah untuk digunakan sebagai pengobatan alternatif. Selain itu, tentu saja kita tidak asing lagi dengan pengobatan yang berasal dari tumbuhan yaitu jamu atau herbal. Khasiat dari jamu memang sudah terbukti dari berbagai riset. Meskipun demikian, kita tidak bisa semudah itu untuk langsung konsumsi jamu tanpa dasar pengetahuan yang jelas.

Apalagi jamu sekarang ini sudah diolah dengan teknologi tinggi sehingga jamu bisa berbentuk bubuk atau cair, mudah penyajian, praktis dan rasanya beraneka ragam. Ternyata fakta kesehatan membuktikan bahwa jamu seperti itu mengandung bahaya atau efek samping bagi kesehatan kita. Hal ini karena sewaktu pengolahan bisa saja dicampur dengan bahan pengawet, pemanis, perasa dan pewarna.

Jika kita terlalu sering minum jamu, maka organ tubuh yang paling rentan terganggu kesehatan adalah ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ penting yang dimiliki manusia. Namun demikian masih banyak di antara kita yang belum mengenal ginjal secara mendalam.

Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi sangat penting bagi kesehatan sebagai alat filtrasi, mengeluarkan kelebihan garam, air, asam, membuang atau mengatur elektrolit seperti K, Ca, Mg, PO4, menjaga suhu tubuh, membuang sisa metabolisme tubuh dan masih banyak lagi fungsi ginjal. Ginjal juga bertugas melakukan sekresi untuk menghasilkan EPO yang berfungsi mengatur Haemoglobin darah (HB), aktivasi vitamin D untuk kesehatan tulang, serta mensekresi renin untuk mengatur tekanan darah. Kerusakan pada jaringan ginjal disebabkan oleh racun-racun yang masuk melalui mulut, penghancuran jaringan otot. Maka racun-racun harus dihindari agar tidak terjadi kerusakan ginjal.

Produk jamu tradisional atau alami yang banyak dijual dan beredar di pasaran yang berbentuk pil atau bubuk, sering dituding berbahaya bagi kesehatan ginjal. Minum jamu akan berbahaya bagi kesehatan ginjal jika diminum melebihi dosis-nya dan / atau tanpa disertai dengan banyak-banyak minum air (air putih lebih baik), karena ginjal itu tugasnya membuang air, sisa cairan dan metabolit di dalamnya dengan menyaring darah yang tersuplai ke ginjal. Jika tidak disertai dengan kebiasaan banyak minum, bisa dibayangkan darah yang dialirkan ke ginjal untuk disaring dan dibuang itu berkonsentrasi yang cukup pekat, ditambah lagi dengan adanya senyawa metabolit jamu. Organ ginjal bisa cepat rusak kalau harus menyaring cairan konsentrat terus menerus. Dan akan lebih berbahaya lagi, kalau ternyata jamu yang dibeli dan dikonsumsi itu ternyata mengandung senyawa obat sintetis (dikhawatirkan reaksi antara jamu dan obat sintetis ternyata saling bertolak belakang). Bisa-bisa terjadi reaksi komplikasi. juga pemakaian jamu yang dalam jangka waktu lama bisa berdampak penumpukan senyawa metabolitnya di organ – organ, misalnya di hati, saluran pencernaan ataupun ginjal.

Selain asupan dari luar, faktor lain yang menjadi penyebab resiko munculnya penyakit Ginjal adalah tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, penyakit jantung pembuluh darah, dan faktor keturunan. Faktor lainnya adalah usia diatas 60 tahun, sakit Lupus atau penyakit autoimun lainnya, obesitas/kegemukan, infeksi saluran kemih, batu ginjal dan maupun badan berat rendah saat lahir. Meskipun jarang terjadi, beberapa beberapa orang suka mengalami yang disebut gagal ginjal kronik ada yang disebabkan oleh kelainan yang diturunkan. Penyakit keturunan seperti penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan gagal ginjal kronik.

Penyakit ginjal tergolong penyakit kronis yang tidak menular, tapi merupakan pencetus berbagai macam penyakit berbahaya. Misalnya, jantung koroner, stroke, hipertensi, serta diabetes melitus. Penyakit-penyakit tersebut saat ini menjadi ancaman utama di dunia kesehatan. Tanda dan gejala terjadinya penyakit gagal ginjal akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.. Tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan menurun, sering mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemia. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

Cara pencegahan penyakit ginjal atau tips sehat menjaga kesehatan ginjal adalah dengan konsumsi air putih yang cukup, hindari konsumsi jamu atau obat kimia untuk jangka panjang, jangan menahan kencing, menghindari konsumsi obat-obatan sembarangan, berolahraga teratur, berhenti merokok, makan dengan menu seimbang, hindari kekurangan cairan atau dehidrasi dengan minum minimal 2 liter air putih per hari. Semoga tips sehat menjaga kesehatan ginjal dengan waspada minum jamu bermanfaat.

Hal yang paling penting adalah air apakah yang Anda minum?
Air sebagai unsur utama kesehatan tubuh terutama ginjal sangat besar pengaruhnya. Jika kita minum air sembarangan maka ginjal kita akan bekerja lebih keras untuk menyaring dan mengolah air tersebut. Jika ginjal sering melakukan tugas yang berat, maka kesehatan ginjal dapat terganggu. Sesuai ahli kesehatan, saat ini air minum dengan teknologi reverse osmosis adalah air minum terbaik yang bebas dari segala bahan pencemar air.

Sumber :

http://osmosis-reverse.blogspot.com/2011/01/tips-menjaga-kesehatan-ginjal-dengan.html

http://lifestyle.okezone.com/read/2008/03/31/27/96327/search.html

2 responses to “Menjaga Ginjal Kita Sejak Dini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s